Rumah Nalar, yang awalnya hanya bergerak sebagai komunitas literasi dan sastra di desa, untuk pertama kalinya mengajukan proposal fasilitasi kepada Badan Bahasa pada tahun 2025. Saat itu, kami tidak memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi. We just tried our best and submitted what we had. Beberapa waktu kemudian, kami mendapat kabar yang sangat membahagiakan. Rumah Nalar dinyatakan lolos sebagai salah satu penerima fasilitasi bersama hanya tiga komunitas lainnya di Provinsi Sulawesi Selatan. Secara nasional, program ini hanya diberikan kepada 35 komunitas di seluruh Indonesia, dengan nilai dukungan yang cukup besar, mencapai maksimal Rp100 juta. At that moment, I thought, "Maybe this is a blessing and a big opportunity for Rumah Nalar." Melalui program ini, kami berhasil mendokumentasikan berbagai cerita luar biasa tentang Desa Anrang. Hasilnya adalah sebuah buku karya sastra yang lahir dari tangan para pemuda desa. Sebuah karya yang bukan hanya menjadi dokumentasi, tetapi ju...
temani saya ngobrol ya. Saya meminta Robot AI berdialog. Robot Cerdas Buatan:: Tentu! Mau ngobrolin apa nih? Lagi ada yang dipikirin atau pengen santai aja? Abdul Haris Mubarak:: tentang tauhid. apakah anda sanggup? Robot Cerdas Buatan:: Tentu, saya siap! Tauhid adalah inti keimanan dalam Islam — keyakinan bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah, yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dalam konsep ini, tauhid terbagi jadi tiga bagian utama: Tauhid Rububiyah — meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemelihara, dan Pengatur seluruh alam semesta. Tauhid Uluhiyah — hanya Allah yang berhak diibadahi, semua bentuk ibadah seperti doa, shalat, dan tawakal hanya ditujukan kepada-Nya. Tauhid Asma' wa Sifat — meyakini dan mengimani nama-nama Allah (Asmaul Husna) serta sifat-sifat-Nya yang sempurna, sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits tanpa menyerupai makhluk. Menurutmu, bagian mana dari ...