Skip to main content

Merindumu

UNTUK KEKASIHKU DISANA 

simbolis tak terbaca oleh suara…
ketika yang ku tinggikan menghampiri dan meraihku untuknya…
semua terasa indah, , ,
semua terasa merdu, ,
dan semua terasa syahdu, ,
hingga akupun melayang-layang olehnya, , ,
aku tutup mata dan telingaku untuknya…
aku turuti apa katanya…
berharap dia akan disisiku selamanya…
aku bahagia dengannya..
 dengan rindu dan khayal yang ku lakukan…
 aku sungguh mencintainya…

datanglah padaku kapanpun kau mau…
 hatiku kan selalu merindukanmu
DO'A UNTUKNYA
ya Allah jika kekasihku yang baik dan kusayang ini
 sedang tidur maka jagalah tidurnya
 jika sedang beribadah terimalah ibadahnya
 jika sdang berdoa kabulkan doanya
 jika sedang bekerja ringankanlah pekerjaannya
 jika sedang usaha hasilkanlah usahanya
 jika sedang sakit sembuhkanlah
 jika sedang susah gembirakanlah
 jika sedang musafir selamatkanlah
 jika sedang cemas Anugrahilah rasa aman
 jika sedang khilaf sayangi dan ampuni ya Robb
 jika sedang lupa ingatkanlah dan maafkan
 amin ya Allah
 amin ya Rahman
 amin ya rahim
amin ya mujiibas saailiin

Comments

Popular posts from this blog

Belajar dari Kekecewaan

Sambil ngopi dan ngobrol di kamar kost seorang diri (maksudnya mikirin nasib dimasa mendatang) tiba-tiba perhatian saya tertuju pada sebuah status yang ditulis oleh Ustadz Sukardi yang popuer disapa ustads muda di kampung kami.

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Saya Memilih Domisili di Kab. Gowa

Setelah memilih salah satu dari kandidat calon pemimpin baru Sulawesi Selatan pada selasa kemarin. Kali ini saya dihadapkan pada pilihan menetap di Bulukumba atau Kabupaten Gowa. Pilihan ini sebetulnya agak ribet bagi saya. Jika saya memilih tinggal di Bulukumba, berarti saya harus menyiapkan waktu dan tenaga ke Makassar setiap hari jum’at untuk kuliah dan balik lagi kekampung pada hari minggu untuk rutinitas pertanian.