Skip to main content

mendapat berita miring Seperti Artis yang sensasional


Kesan yang sangat baik jika kita kenal atau diperkenalkan dengan baik atau mengangkat hal-hal baik tentang kita, Namun sebaliknya jika diberitakan miring oleh seseorang maka nasib itu seolah menjadi cambuk yang mematikan – mematikan karakter dan eksistensi.

Saya bukan seorang artis yang harus mendapat gossip karena aksi saya yang dianggap sensasional. << bercerita >> Itulah yang saat ini kualami karena digosip telah berpacaran dengan teman lama. Meski ku akui hokum alam bahwa “ada aksi berarti ada reaksi”. Posisi saya yang hanya beberapa kali ditemukan bersama dengan dia lalu mendapat gosip yang kurang enak. Sejatinya hal-hal tersebut jangan ditanggapi miring karena memang dia adalah seorang teman, terlebih jangan berbicara yang tidak sebenarnya.
Budaya dikampung memang diakui sering menyudutkan hal-hal yang dianggap aneh dan paling sering menyorot sesuatu yang tampil baru dan sensasional. Kuduga saya adalah seorang yang dianggap telah memberikan sensasi dikampung dengan pergaulanku yang sebutlnya biasa-biasa saja lalu dintanggapi miring. Hanya dua kali ketemu dalam setahun lalu dianggap telah menjalin asmara, itupun bertemunya hanya silaturrahmi dan membahas acara kolektif. Semoga saya jauh dari fitnah.
 Sebetulnya saya akui semua hal yang terjadi padaku adalah reaksi yang wajar namun setidaknya itu tidak menjadi cerita yang besar. Saya juga berharap kepada semua pihak yang ada disekitar saya menanggapi ini sebagai sesuatu biasa dan bersikap yang dewasa yaitu tidak menuduh saya yang menyudutkan pribadi saya.

Comments

Popular posts from this blog

Belajar dari Kekecewaan

Sambil ngopi dan ngobrol di kamar kost seorang diri (maksudnya mikirin nasib dimasa mendatang) tiba-tiba perhatian saya tertuju pada sebuah status yang ditulis oleh Ustadz Sukardi yang popuer disapa ustads muda di kampung kami.

Saya Memilih Domisili di Kab. Gowa

Setelah memilih salah satu dari kandidat calon pemimpin baru Sulawesi Selatan pada selasa kemarin. Kali ini saya dihadapkan pada pilihan menetap di Bulukumba atau Kabupaten Gowa. Pilihan ini sebetulnya agak ribet bagi saya. Jika saya memilih tinggal di Bulukumba, berarti saya harus menyiapkan waktu dan tenaga ke Makassar setiap hari jum’at untuk kuliah dan balik lagi kekampung pada hari minggu untuk rutinitas pertanian.

Do'a Untukmu dan sahabat-sahabat yang lagi Butuh perawatan di RS Bhayangkara

Kemarin saya mendapat informasi tentang kabar kamu yang lagi terbaring dan butuh perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Saat itu saya belum bisa menjengukmu karena masih menunggu seseorang untuk menepati janjiku. Janji untuk menemui sang ketua gerakan kolektif, wadah tempatku berkecimpung.