Skip to main content

Menghadapi Musim Kemarau


Musiman kemarau untuk daerah tropis, khususnya di sekitar kaki gunung biasanya berlangsung selama 3 hingga 4 bulan (normal) dengan suhu udara yang sangat terik. Sedangkan musim hujan berlangsung selama 8 hingga 9 bulan. Kemarau berarti sangat sedikit kemungkinan mendapatkan air hujan, sementara pada musim hujan kita masih bisa mendapatkan cahaya matahari yang lumayan baik untuk kebutuhan sehari-hari.

Intensitas hujan yang hampir tidak ada pada musim kemarau ditambah teriknya panas matahari mengakibatkan tumbuhan layu, bahkan mati jika tidak dirawat dengan baik. Sumur dan irigasi juga cenderung mengering sehingga pemanfaatan air harus sebaik mungkin.
Mengantisipasi kemarau yang berlangsung sekitar 3 hingga 4 bulan di daerah tropis di kaki gunung harus dikakukan secara tepat. Setiap petani sebaiknya mampu menyiapkan berbagai persiapan untuk urusan pengairan sawah mereka, petani cengkeh yang mesti menyiram bibit cengkeh mereka yang masih muda (kurang dari 6 tahun), persediaan air bersih untuk rumah tangga dan sebagainya. Aktivitas petani pada musim kemarau lebih difokuskan menyiram tumbuhan (daerah Bulukumba) pada pagi hari atau sore hari. Ada yang menyiram dengan menggunakan mesin pompa dengan jarak sumber air yang sangat jauh, ada pula yang mengangkut dengan menggunakan motor, kuda dan ada yang manual yaitu diangkat sendiri dengan menggunakan jergen atau ember.A
Meski kemarau mengancam keberlangsungan hidup tanaman dan ternak, bahkan mengakibatkan sulitnya mendapatkan sumber air, tetapi kemarau juga mendatangkan banyak manfaat untuk kehidupan sehari-hari. Beberapa tumbuhan tidak akan berbuah maksimal jika tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup pada musim kemarau.

Comments

  1. Salam Pertanian... I Love jadi Petani Sayur...

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya tidak cocok berteni sayuran, medannya kurang tepat.

      #Cengkeh dan Merica yang paling pass saat ini dikampungku.

      Delete
  2. di desa kami musim kemarau ini sangat cocok untuk ditanami tholo dan iini merupakan masa2 yang sangat baik untuk para petani...sukses selalu untuk anda :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya sekedar hobby saja bertani. trims atas infonya

      Delete

Post a Comment

شُكْرًا كَثِرًا
Mohon titip Komentarnya yah!!
وَالسَّلامُ عَليْكُم

Popular posts from this blog

Belajar dari Kekecewaan

Sambil ngopi dan ngobrol di kamar kost seorang diri (maksudnya mikirin nasib dimasa mendatang) tiba-tiba perhatian saya tertuju pada sebuah status yang ditulis oleh Ustadz Sukardi yang popuer disapa ustads muda di kampung kami.

Saya Memilih Domisili di Kab. Gowa

Setelah memilih salah satu dari kandidat calon pemimpin baru Sulawesi Selatan pada selasa kemarin. Kali ini saya dihadapkan pada pilihan menetap di Bulukumba atau Kabupaten Gowa. Pilihan ini sebetulnya agak ribet bagi saya. Jika saya memilih tinggal di Bulukumba, berarti saya harus menyiapkan waktu dan tenaga ke Makassar setiap hari jum’at untuk kuliah dan balik lagi kekampung pada hari minggu untuk rutinitas pertanian.

Do'a Untukmu dan sahabat-sahabat yang lagi Butuh perawatan di RS Bhayangkara

Kemarin saya mendapat informasi tentang kabar kamu yang lagi terbaring dan butuh perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Saat itu saya belum bisa menjengukmu karena masih menunggu seseorang untuk menepati janjiku. Janji untuk menemui sang ketua gerakan kolektif, wadah tempatku berkecimpung.