Skip to main content

Bebagai Jawaban Berkunjung ke Makam


Kebiasaanku yang sering berkunjung ke Makam tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan dan perjuang-pejuang Islam dinilai miring oleh beberapa orang teman saya. Tapi tanggapan ini tidak saya hiraukan melainkan ditanggapi positif. Ada beberapa jawaban yang saya berikan untuk orang yang berbeda, antara lain:

1.   Beginilah cara saya menghargai pejuang kemerdekaan dan pejuang agama Islam
2.  Ini adalah cara saya mengingat mati
3.  Saya datang berdo’a untuk menghormati arwah para pahlawan kita
4.  Saya senang mendokumentasikan cagar budaya, salah satunya maqam raja-raja di Wilayah kita
5.  Biar masyarakat lebih dekat dan kenal dengan para perintis yang gugur
6.  Dan sebagainya,
Bukankah Makam merupakan kekayaan budaya yang harus dilestarikan secara fisik dan para pahlawan kita yang telah beristrahat disana bisa menjadi inspirasi betapa beratnya menegakkan syari’at Islam dan betapa beratnya mengusir para penjajah di bumi Nusantara tercinta. Hampir dipastikan bahwa para pelaku koruptor adalah mereka yang melupakan nilai-nilai perjuangan?
Tanpa memperpanjang masalah, diakui Salah satu faktor utama yang membuat China lebih maju karena mereka mengingat dan menghargai pahlawan mereka. Cara-cara yang mereka tempuh dengan merawat, bersiarah dan selalu berdo’a kepada tuhan agar diberi kekuatan secara individu dan bangsanya. Mereka menjadikan pahwalan mereka sebagai penyemangat untuk beraktivitas.

Comments

  1. merdeka atau mati...alfaatihah untuk kaum muslimin :)

    ReplyDelete
  2. dengan jasa2 para pahlawan kita lah kita dapt mengecapi kemerdaan hari ini...sungguh jasa mrk tidak ternilai...:)

    ReplyDelete

Post a Comment

شُكْرًا كَثِرًا
Mohon titip Komentarnya yah!!
وَالسَّلامُ عَليْكُم

Popular posts from this blog

Belajar dari Kekecewaan

Sambil ngopi dan ngobrol di kamar kost seorang diri (maksudnya mikirin nasib dimasa mendatang) tiba-tiba perhatian saya tertuju pada sebuah status yang ditulis oleh Ustadz Sukardi yang popuer disapa ustads muda di kampung kami.

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Saya Memilih Domisili di Kab. Gowa

Setelah memilih salah satu dari kandidat calon pemimpin baru Sulawesi Selatan pada selasa kemarin. Kali ini saya dihadapkan pada pilihan menetap di Bulukumba atau Kabupaten Gowa. Pilihan ini sebetulnya agak ribet bagi saya. Jika saya memilih tinggal di Bulukumba, berarti saya harus menyiapkan waktu dan tenaga ke Makassar setiap hari jum’at untuk kuliah dan balik lagi kekampung pada hari minggu untuk rutinitas pertanian.