Skip to main content

Seminar


Hari ini saya akan membawakan seminar sebanyak 2 tema, tepatnya pukul 8.00 WITA saya akan membawakan persentase pertama dengan judul “Dinamika Pendidikan Islam pada Zaman Bani Abbasiyah” dan yang kedua pada pukul 10.00 WITA saya mempresentasikan makalah dengan judul “Karakteristik Pendidikan agama Islam”. Kedua makalah ini merupkana tugas terakhir untuk saya pada program Magister Pengkajian Islam pada semester 3 selain tugas final.

Persentasi makalah bagi saya sudah biasa, membuat makalah juga sudah biasa, hanya saja untuk hari ini semoga persentasenya lebih baik. Dalam artian, diskusi berjalan lancar dan terarah.
Keraguan seringkali muncul pada mereka yang melakukan persentasi dengan rujukan atau referensi yang terbatas, bisa juga disebabkan karena makalah yang diseminarkan bukan karya pribadi orang tersebut. Karya pribadilah yang terbaik. Untuk kelancarannya, alangkah baiknya jika kita memperbanyak bacaan terkait penyajian makalah dan meminta pandangan-pandangan dari perserta seminar serta makalah yang disajikan merupakan karya pribadi.
Semoga dengan keterbatasan makalah saya hari ini bisa memberikan sumbangsi positif, terutama untuk pribadi saya. Semoga bermanfaat dan sukses selalu.

Comments

  1. semoga sukses bro.....!

    ReplyDelete
  2. Kami ingin menginformasikan e-Compusoft Blog Contest

    Total Hadiah Jutaan Rupiah lho...
    Hadiah Langsung pulsa 10.000 bagi 100 Pendaftar Pertama.

    Info selengkapnya:
    e-Compusoft Writing Competition

    Bagi sahabat blogger jangan lupa kasih info ini ke yg lain ya...
    Terima kasih....

    ReplyDelete
  3. suksess for u,boleh minta no. hpnya ga? kebetulan aq juga orang makassar, pgn tanyakan sst ttg proposalnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

شُكْرًا كَثِرًا
Mohon titip Komentarnya yah!!
وَالسَّلامُ عَليْكُم

Popular posts from this blog

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Sejam Ngobrol Tauhid dengan Kecerdasan Buatan. Pengalaman yang luar biasa

  temani saya ngobrol ya. Saya meminta Robot AI berdialog. Robot Cerdas Buatan:: Tentu! Mau ngobrolin apa nih? Lagi ada yang dipikirin atau pengen santai aja? Abdul Haris Mubarak:: tentang tauhid. apakah anda sanggup? Robot Cerdas Buatan:: Tentu, saya siap! Tauhid adalah inti keimanan dalam Islam — keyakinan bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah, yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dalam konsep ini, tauhid terbagi jadi tiga bagian utama: Tauhid Rububiyah — meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemelihara, dan Pengatur seluruh alam semesta. Tauhid Uluhiyah — hanya Allah yang berhak diibadahi, semua bentuk ibadah seperti doa, shalat, dan tawakal hanya ditujukan kepada-Nya. Tauhid Asma' wa Sifat — meyakini dan mengimani nama-nama Allah (Asmaul Husna) serta sifat-sifat-Nya yang sempurna, sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits tanpa menyerupai makhluk. Menurutmu, bagian mana dari ...

MASYARAKAT MADANI DALAM ALQURAN

(Kajian Tafsir Tematik dengan Multi Teknik Interpretasi) I.   PENDAHULUAN A. Latar Belakang Term Civil Society atau “Masyarakat Madani”, merupakan wacana dan fokus utama bagi masyarakat dunia sampai saat ini. Apalagi di abad ke-21 ini, kebutuhan dan tuntutan atas kehadiran bangunan masyarakat madani, bersamaan dengan maraknya issu demokratisasi dan HAM. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, sejauh manakah Islam merespon masyarakat tersebut. Jawabannya adalah bahwa Islam yang ajaran dasarnya Alquran, adalah shālih li kulli zamān wa makān (ajaran Islam senantiasa relevan dengan situasi dan kondisi). Karena demikian halnya, maka jelas bahwa Alquran memiliki konsep tersendiri tentang masyarakat madani. Pluralisme masyarakat menurut perspektif Alquran, harus didasarkan pada prinsip keutamaan dan kekhasan, serta harus dibina dengan sikap toleran ( tasamuh ). [1] Berkenaan ini, sekurang-kurangnya ada dua ilustrasi yang patut dikemukakan terkait dengan masyarakat madani. Pert...