Skip to main content

Indahnya Kamu


Ketika musim hujan turun dengan lebatnya lalu membuat suasana dingin mencekam dan gelisah karena alam yang tidak bersahabat menyambut, kamulah yang kuharapkan menghangatkan suasana dan menjadi penyemangat untuk menuai harapan dan membuat jiwa jadi damai. Namun ketika terik matahari masih menampakkan panasnya dimusim kemarau, kamu pulalah yang kuharapkan menjadi penyejuk suasana, mengajari betapa pentingnya bersyukur dan menaruh harapan besar akan suasana pada peralihan musim.

Kamu hadir disetiap musim dan menjadikan suasana menjadi lebih baik. Ketika musim penghujan datang, kamu bilang “biar pohon menyerap makanan dari perut bumi, menguatkan akar, pohon, dahan, ranting dan melebatkan daun biar terlihat subur, hijau dan indah”. Lalu ketika musim kemarau tiba kamu bilang “tumbuhan akan melakukan reproduksi sehingga menghasilkan bunga, buah dan reproduksi”. Meski kadang harus risau dengan kemarau yang berkepanjangan karena harus menyirami tumbuhan dengan susah payah hingga bergantinnya musim kemarau menjadi musim penghujan yang kembali merisaukan karena seringkali urusan terganggu karena hujan. Kamu mengatakan bahwa pergantian musim adalah skenario tuhan dan manusia akan diuji sejauh mana ia SABAR dalam menghadapi setiap skenario yang ada. Kamupun telah membuat skenario yang juga meminta saya untuk SABAR dan menjanjikan surga untukku.

Bagiku, kamu sangat berharga dan istimewa. dalam keseharianku, hanya sedikit yang luarbiasa tapi kamu mampu membuatnya jadi lebih indah dengan hadirmu disetiap detak jantungku. Setiap suara dan gerak alam selalu mengarahkan jiwaku untuk mengingat dan memuji, maha suci tuhan yang telah menciptakan kamu.

Sebelumnya, saya merasa bahwa dunia ini terlalu hampa, tapi kamu menawarkan kesejukan dan keindahan. Kamu menjadi bulan yang menyinari gelapnya malam. Wangi tubuhmu menyebar dan tersimpan pada setiap jejak yang telah engkau lalui. Kamu adalah semangatku!


Tiada daya dan kekuatan kecuali datangnya dari yang maha kuasa, dan kamu menjadi energi positif yang dicipkatakan tuhan untukku. Aku menjadi lebih semangat untuk menjalani setiap langkah dan liku kehidupan karenamu. Jadilah sosok yang terus memberi energi positif dan daya yang lebih kuat menuju cita-cita cinta yang kita impikan.

Comments

Popular posts from this blog

Belajar dari Kekecewaan

Sambil ngopi dan ngobrol di kamar kost seorang diri (maksudnya mikirin nasib dimasa mendatang) tiba-tiba perhatian saya tertuju pada sebuah status yang ditulis oleh Ustadz Sukardi yang popuer disapa ustads muda di kampung kami.

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Saya Memilih Domisili di Kab. Gowa

Setelah memilih salah satu dari kandidat calon pemimpin baru Sulawesi Selatan pada selasa kemarin. Kali ini saya dihadapkan pada pilihan menetap di Bulukumba atau Kabupaten Gowa. Pilihan ini sebetulnya agak ribet bagi saya. Jika saya memilih tinggal di Bulukumba, berarti saya harus menyiapkan waktu dan tenaga ke Makassar setiap hari jum’at untuk kuliah dan balik lagi kekampung pada hari minggu untuk rutinitas pertanian.