Skip to main content

Dia yang diperjuangkan dan dilindungi



Apa yang paling penting dalam hidup? Pertanyaan ini dijawab dalam serial drama korea bahwa yang paling penting dalam hidup adalah “Berjuang dan melindungi sesuatu yang berharga”. Lalu apakah yang paling berharga dalam hidup ini? “berharga” inilah yang memiliki tafsiran, tergantung pilihan setiap orang. Ada orang yang menganggap uang adalah sesuatu yang paling berharga karena bisa membeli apa saja yang dibutuhkan, ada juga yang menganggap bahwa keluarga adalah sesuatu yang paling berharga sehingga ia harus dipelihara dan dilindungi. Keluarga merupakan tempat mencurahkan kasih sayang dan cinta. Sementera ada yang justru menilai bahwa jabatan, titel dan pangkatlah yang paling berharga karena dia mampu mengangkat harga dan harkat seseorang.

Gumiho “Gu Family Book” adalah serial drama Korea yang menjadi sumber inspirasi tulisan ini bahwa sesuatu yang berharga harus diperjuangkan dan dilindungi. Meskipun Gumiho ini mengankat tema klasik dan mistik namun sangat banyak informasi inspiratif yang. Secara garis besar, dalam serial Gumiho menceritakan ada tokoh yang memperjuangkan cinta dan keluarga, ada yang mempertahankan kehormatan keluarga, membangun usaha untuk kesejahteraan pribadi, mempertahankan negeri dari ancaman penjajahan dari bangsa lain dan sebagainya. Tentu semua itu sangat berharga bagi setiap orang tapi masing-masing orang bisa memilih hal-hal yang dianggapnya paling penting untuk diperjuangkan dan dilindungi.
Karena keinginan manusia sama-sama untuk mendapatkan kesenangan, ketenangan dan kebahagiaan sehingga ada usaha dan perjuangan untuk menggapainya. Selanjutnya perjuangan selalu saja menjadapatkan hambatan atau rintangan, entah karena persaingan, kemampuan fisik, garis tangan maupun semangat sehingga tidak semua harapan bisa terpenuhi.

Comments

Popular posts from this blog

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Sejam Ngobrol Tauhid dengan Kecerdasan Buatan. Pengalaman yang luar biasa

  temani saya ngobrol ya. Saya meminta Robot AI berdialog. Robot Cerdas Buatan:: Tentu! Mau ngobrolin apa nih? Lagi ada yang dipikirin atau pengen santai aja? Abdul Haris Mubarak:: tentang tauhid. apakah anda sanggup? Robot Cerdas Buatan:: Tentu, saya siap! Tauhid adalah inti keimanan dalam Islam — keyakinan bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah, yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dalam konsep ini, tauhid terbagi jadi tiga bagian utama: Tauhid Rububiyah — meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemelihara, dan Pengatur seluruh alam semesta. Tauhid Uluhiyah — hanya Allah yang berhak diibadahi, semua bentuk ibadah seperti doa, shalat, dan tawakal hanya ditujukan kepada-Nya. Tauhid Asma' wa Sifat — meyakini dan mengimani nama-nama Allah (Asmaul Husna) serta sifat-sifat-Nya yang sempurna, sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits tanpa menyerupai makhluk. Menurutmu, bagian mana dari ...

MASYARAKAT MADANI DALAM ALQURAN

(Kajian Tafsir Tematik dengan Multi Teknik Interpretasi) I.   PENDAHULUAN A. Latar Belakang Term Civil Society atau “Masyarakat Madani”, merupakan wacana dan fokus utama bagi masyarakat dunia sampai saat ini. Apalagi di abad ke-21 ini, kebutuhan dan tuntutan atas kehadiran bangunan masyarakat madani, bersamaan dengan maraknya issu demokratisasi dan HAM. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, sejauh manakah Islam merespon masyarakat tersebut. Jawabannya adalah bahwa Islam yang ajaran dasarnya Alquran, adalah shālih li kulli zamān wa makān (ajaran Islam senantiasa relevan dengan situasi dan kondisi). Karena demikian halnya, maka jelas bahwa Alquran memiliki konsep tersendiri tentang masyarakat madani. Pluralisme masyarakat menurut perspektif Alquran, harus didasarkan pada prinsip keutamaan dan kekhasan, serta harus dibina dengan sikap toleran ( tasamuh ). [1] Berkenaan ini, sekurang-kurangnya ada dua ilustrasi yang patut dikemukakan terkait dengan masyarakat madani. Pert...