Skip to main content

Inspirasi Pagi



Pagi ini saya bangun seperti biasanya (pukul 4.00) dini hari. kemudian berdo'a dan mengharap ridho, limpahan berkah dan rezki, agar umur dipanjangkan. Setelah berdo'a kemudian dari lantai 14 hotel Singgasana Makassar saya menuju jendela menyaksikan aktivitas masyarakat (dari puncak hotel) dan pagi itu sudah nampak masyarakat ada yang mencari karunia dari pencipta. Meskipun belum memasuki waktu subuh namun masyarakat di Makassar ini sudah bekerja dengan kesungguhannya. itu menjadi inspirasi untuk kita semua bahwa rejeki harus diperjuangkan dan dicari dengan penuh semangat.

Inspirasi lain saya dapatkan dari sepupuku yang diungkapkan lewat postingannya facebook mengajak teman-temannya memelihara persaudaraan dan persahabatan, dalam postingan itu tersirat pesan spiritual yang mengajak kita selalu berdoa dan saling mendo’akan sahabat untuk lebih mendekatkan diri pada sang pencipta. Kata-kata dalam statusnya itu adalah sebagai berikut:
“Hargai dan peliharalah selalu persahabatan Karena ada waktunya seorang sahabat bisa jadi lebih dekat daripada saudara sendiri - Maka, di mana pun tempatku di hatimu Jangan lupakan aku dalam doamu - Di hari yang mulia ini Barangkali kedudukanmu di sisi Allah jauh lebih dekat dari diriku Dan engkau memiliki doa yang dikabulkan Maka sisihkanlah satu doa untukku”

Comments

  1. Salam Jumaat Haris..
    sangat memberi inspirasi... kaka baru shj kehilangan seorg sahabat yg pergi menemui Illahi kemarin.. hargai org2 yg kita sayangi..

    ReplyDelete
  2. turut berduka kaka, semoga Allah ta'ala memberinya kelapangan di alamnya dan mengampuni dosa-dosanya

    ReplyDelete

Post a Comment

شُكْرًا كَثِرًا
Mohon titip Komentarnya yah!!
وَالسَّلامُ عَليْكُم

Popular posts from this blog

Belajar dari Kekecewaan

Sambil ngopi dan ngobrol di kamar kost seorang diri (maksudnya mikirin nasib dimasa mendatang) tiba-tiba perhatian saya tertuju pada sebuah status yang ditulis oleh Ustadz Sukardi yang popuer disapa ustads muda di kampung kami.

Saya Memilih Domisili di Kab. Gowa

Setelah memilih salah satu dari kandidat calon pemimpin baru Sulawesi Selatan pada selasa kemarin. Kali ini saya dihadapkan pada pilihan menetap di Bulukumba atau Kabupaten Gowa. Pilihan ini sebetulnya agak ribet bagi saya. Jika saya memilih tinggal di Bulukumba, berarti saya harus menyiapkan waktu dan tenaga ke Makassar setiap hari jum’at untuk kuliah dan balik lagi kekampung pada hari minggu untuk rutinitas pertanian.

Do'a Untukmu dan sahabat-sahabat yang lagi Butuh perawatan di RS Bhayangkara

Kemarin saya mendapat informasi tentang kabar kamu yang lagi terbaring dan butuh perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Saat itu saya belum bisa menjengukmu karena masih menunggu seseorang untuk menepati janjiku. Janji untuk menemui sang ketua gerakan kolektif, wadah tempatku berkecimpung.