Skip to main content

Kelompok Usaha untuk Kesejahteraan Keluarga

Hari ini, Selasa 9 Mei 2017 penulis berhasil mengusulkan dua program untuk peningkatan kesejahteraan sosial keluarga. Program tersebut ditujukan pada Kemeterian Sosial Republik Indonesia yang di usulkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba. Manfaat Program ini akan di terima oleh Keluarga Penerima Manfaat Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Anrang sebanyak 1 Kelompok dan Desa Bontoharu sebanyak 1 Kelompok.

Masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang yang dipilih berdasarkan kemampuan dan potensi usaha masing-masing anggota kelompok. Sebanyak 2 kelompok yang penulis usulkan masing-masing akan membuat peternakan kambing dan produksi olahan hasil alam. Berikut ini adalah calon penerima manfaat yang penulis usulkan.
Produksi Kripik & Hasil Pertanian
Usaha Peternakan Kambing
KETUA
ERNI
KETUA
PAIDA
SEKRETARIS
MARDA
SEKRETARIS
DARMI
BENDAHARA
NURSIA
BENDAHARA
ROSMA
1
NAWA
1
SAHARIA
2
SINJA
2
HASNA
3
JINTANG
3
SAURI
4
SARNAWATI
4
NURHAYATI
5
SABERIA
5
RAMLAH
6
ERNI
6
ATI
7
SUMARNI
7
ASIAH

Salah satu keunggulan program KUBE ini adalah adanya pendamping yang memantau, mengevaluasi, menilai, membantu, serta mengarahkan jalannya program. Pendamping KUBE adalah mereka yang juga terdaftar sebagai Pendamping PKH. Melalui ideology PKH diketahui bahwa untuk meretas kemiskinan maka harus ditempuh dengan kerja keras, khususnya memberi pemahaman dan dorongan antara lain keluarga harus memiliki pengetahuan tentang urusan keluarga dan kebutuhan ekonomi keluarga, kesehatan, pendidikan, usaha produktif dan lain-lain. Tanpa dasar pemahaman dan kesadaran tersebut, sangat sulit untuk mendapatkan kesejahteraan.
Semoga melalui kelompok usaha bersama ini dapat meningkatkan kesejateraan keluarga penerima manfaat program KUBE.


Comments

Popular posts from this blog

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Sejam Ngobrol Tauhid dengan Kecerdasan Buatan. Pengalaman yang luar biasa

  temani saya ngobrol ya. Saya meminta Robot AI berdialog. Robot Cerdas Buatan:: Tentu! Mau ngobrolin apa nih? Lagi ada yang dipikirin atau pengen santai aja? Abdul Haris Mubarak:: tentang tauhid. apakah anda sanggup? Robot Cerdas Buatan:: Tentu, saya siap! Tauhid adalah inti keimanan dalam Islam — keyakinan bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah, yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dalam konsep ini, tauhid terbagi jadi tiga bagian utama: Tauhid Rububiyah — meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemelihara, dan Pengatur seluruh alam semesta. Tauhid Uluhiyah — hanya Allah yang berhak diibadahi, semua bentuk ibadah seperti doa, shalat, dan tawakal hanya ditujukan kepada-Nya. Tauhid Asma' wa Sifat — meyakini dan mengimani nama-nama Allah (Asmaul Husna) serta sifat-sifat-Nya yang sempurna, sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits tanpa menyerupai makhluk. Menurutmu, bagian mana dari ...

MASYARAKAT MADANI DALAM ALQURAN

(Kajian Tafsir Tematik dengan Multi Teknik Interpretasi) I.   PENDAHULUAN A. Latar Belakang Term Civil Society atau “Masyarakat Madani”, merupakan wacana dan fokus utama bagi masyarakat dunia sampai saat ini. Apalagi di abad ke-21 ini, kebutuhan dan tuntutan atas kehadiran bangunan masyarakat madani, bersamaan dengan maraknya issu demokratisasi dan HAM. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, sejauh manakah Islam merespon masyarakat tersebut. Jawabannya adalah bahwa Islam yang ajaran dasarnya Alquran, adalah shālih li kulli zamān wa makān (ajaran Islam senantiasa relevan dengan situasi dan kondisi). Karena demikian halnya, maka jelas bahwa Alquran memiliki konsep tersendiri tentang masyarakat madani. Pluralisme masyarakat menurut perspektif Alquran, harus didasarkan pada prinsip keutamaan dan kekhasan, serta harus dibina dengan sikap toleran ( tasamuh ). [1] Berkenaan ini, sekurang-kurangnya ada dua ilustrasi yang patut dikemukakan terkait dengan masyarakat madani. Pert...