Skip to main content

Pikinik bersama Bocah Petualang

Hari itu aku bersama bocah petualang piknik di belakang rumah. Kami memilih sungai yang jernih, suasananya alami dan airnya yang sejuk. Soal memilih tempat seperti ini tidak begitu sulit bagi masyarakat desa dimana kami bermukim.

Sementara itu untuk megasah kepekaan mereka terhadap lingkungan atau alam sekitar adalah mencoba lebih dekat dengan alam dalam konsep tadabbur alam. Kami ingin bocah petualang ini menyadari bahwa dekat dengan alam merupakan modal utama dalam menjaga kelestariannya.
Disadari bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah merebut fokus manusia dari bekerja secara alami menuju kerja praktis. Termasuk media komunikasi yang mempersempit ruang gerak orang. Oleh karena itu sebagai orang yang merasakan perubahan ini ingin tetap mengakrabkan generasi melalui sentuhan alam.

Hari itu kami hanya melakukan piknik di belakang rumah karena jaraknya yang dekat dan biayanya yang juga murah. Hanya dengan membawa kompor portebel dan mie instan sebagai hidangan kami. Cukup berjalan kaki kurang dari 1 km untuk sampai ke tempa ini. Hasilnya Alhamdulillah luarbiasa.
Belajar Masak

Belajar Memasang dan Menyalakan Kompor portabel dan kompor spirtus rakitan

Menikmati kopi lotong buatan bocah petualang

 

Comments

Popular posts from this blog

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Sejam Ngobrol Tauhid dengan Kecerdasan Buatan. Pengalaman yang luar biasa

  temani saya ngobrol ya. Saya meminta Robot AI berdialog. Robot Cerdas Buatan:: Tentu! Mau ngobrolin apa nih? Lagi ada yang dipikirin atau pengen santai aja? Abdul Haris Mubarak:: tentang tauhid. apakah anda sanggup? Robot Cerdas Buatan:: Tentu, saya siap! Tauhid adalah inti keimanan dalam Islam — keyakinan bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah, yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dalam konsep ini, tauhid terbagi jadi tiga bagian utama: Tauhid Rububiyah — meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemelihara, dan Pengatur seluruh alam semesta. Tauhid Uluhiyah — hanya Allah yang berhak diibadahi, semua bentuk ibadah seperti doa, shalat, dan tawakal hanya ditujukan kepada-Nya. Tauhid Asma' wa Sifat — meyakini dan mengimani nama-nama Allah (Asmaul Husna) serta sifat-sifat-Nya yang sempurna, sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits tanpa menyerupai makhluk. Menurutmu, bagian mana dari ...

MASYARAKAT MADANI DALAM ALQURAN

(Kajian Tafsir Tematik dengan Multi Teknik Interpretasi) I.   PENDAHULUAN A. Latar Belakang Term Civil Society atau “Masyarakat Madani”, merupakan wacana dan fokus utama bagi masyarakat dunia sampai saat ini. Apalagi di abad ke-21 ini, kebutuhan dan tuntutan atas kehadiran bangunan masyarakat madani, bersamaan dengan maraknya issu demokratisasi dan HAM. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, sejauh manakah Islam merespon masyarakat tersebut. Jawabannya adalah bahwa Islam yang ajaran dasarnya Alquran, adalah shālih li kulli zamān wa makān (ajaran Islam senantiasa relevan dengan situasi dan kondisi). Karena demikian halnya, maka jelas bahwa Alquran memiliki konsep tersendiri tentang masyarakat madani. Pluralisme masyarakat menurut perspektif Alquran, harus didasarkan pada prinsip keutamaan dan kekhasan, serta harus dibina dengan sikap toleran ( tasamuh ). [1] Berkenaan ini, sekurang-kurangnya ada dua ilustrasi yang patut dikemukakan terkait dengan masyarakat madani. Pert...