Skip to main content

Pikinik bersama Bocah Petualang

Hari itu aku bersama bocah petualang piknik di belakang rumah. Kami memilih sungai yang jernih, suasananya alami dan airnya yang sejuk. Soal memilih tempat seperti ini tidak begitu sulit bagi masyarakat desa dimana kami bermukim.

Sementara itu untuk megasah kepekaan mereka terhadap lingkungan atau alam sekitar adalah mencoba lebih dekat dengan alam dalam konsep tadabbur alam. Kami ingin bocah petualang ini menyadari bahwa dekat dengan alam merupakan modal utama dalam menjaga kelestariannya.
Disadari bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah merebut fokus manusia dari bekerja secara alami menuju kerja praktis. Termasuk media komunikasi yang mempersempit ruang gerak orang. Oleh karena itu sebagai orang yang merasakan perubahan ini ingin tetap mengakrabkan generasi melalui sentuhan alam.

Hari itu kami hanya melakukan piknik di belakang rumah karena jaraknya yang dekat dan biayanya yang juga murah. Hanya dengan membawa kompor portebel dan mie instan sebagai hidangan kami. Cukup berjalan kaki kurang dari 1 km untuk sampai ke tempa ini. Hasilnya Alhamdulillah luarbiasa.
Belajar Masak

Belajar Memasang dan Menyalakan Kompor portabel dan kompor spirtus rakitan

Menikmati kopi lotong buatan bocah petualang

 

Comments

Popular posts from this blog

Belajar dari Kekecewaan

Sambil ngopi dan ngobrol di kamar kost seorang diri (maksudnya mikirin nasib dimasa mendatang) tiba-tiba perhatian saya tertuju pada sebuah status yang ditulis oleh Ustadz Sukardi yang popuer disapa ustads muda di kampung kami.

Saya Memilih Domisili di Kab. Gowa

Setelah memilih salah satu dari kandidat calon pemimpin baru Sulawesi Selatan pada selasa kemarin. Kali ini saya dihadapkan pada pilihan menetap di Bulukumba atau Kabupaten Gowa. Pilihan ini sebetulnya agak ribet bagi saya. Jika saya memilih tinggal di Bulukumba, berarti saya harus menyiapkan waktu dan tenaga ke Makassar setiap hari jum’at untuk kuliah dan balik lagi kekampung pada hari minggu untuk rutinitas pertanian.

Do'a Untukmu dan sahabat-sahabat yang lagi Butuh perawatan di RS Bhayangkara

Kemarin saya mendapat informasi tentang kabar kamu yang lagi terbaring dan butuh perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Saat itu saya belum bisa menjengukmu karena masih menunggu seseorang untuk menepati janjiku. Janji untuk menemui sang ketua gerakan kolektif, wadah tempatku berkecimpung.