Skip to main content

Bangunan Rumah Nalarku

Kami bermimpi mewujudkan kecerdasan masyarakat di Bulukumba. Olehnya itu melalui suatu gerakan kolektivitas kami merintis taman bacaan masyarakat (TBM) yang namanya lebih dikenal dengan rumah nalar. Rumah Nalar ini berangkat dari program The Phinisi Center, Sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat Kabupaten Bulukumba yang prihatin dengan kondisi pendidikan dan sosial sehingga berusaha mengambil peran yang sederhana dan bermanfaat untuk sama-sama mewujudkan kemajuan daerah.

Perintis TBM ini adalah putra-putri daerah kabupaten bulukumba yang pernah belajar di luar daerah. Menyadari bahwa masih ada potensi yang belum dikelola khususnya sektor pendidikan dan sosial sehingga kami mencoba merumuskan sebuah konsep untuk meretas masalah sekaligus memberi solusi untuk peningkatan sektor pendidikan dan sosial di Bulukumba melalui komunitas kami, Rumah Nalar yang berada dibawa naungan lembaga kami, The Phinisi Center.

 Meskipun ini berada dibawa naungan lembaga, tetapi kerjanya tetap komunitas. Dalam menjalankan program, terutama program pembinaan masyarakat, kami merancang konsep bahwa yang telah dilatih juga dipersiapkan melatih (yang pernah diajar berpotensi jadi pengajar). Misalnya pada Rumah Nalar ini terdapat murid yang belajar mengaji. Maka ketika murid ini telah tamat belajar, maka akan dilanjutkan untuk latihan dan perbaikan tajwid dan selanjutnya persiapan jadi pengajar. Keuntungannya adalah, ilmu tidak muda dilupa dan ada regenerasi yang melanjutkan pembelajaran. Seperti inilah konsep pengembangan masyarakan yang sasarannya akan menyentuh seluruh lapiran masyarakat pada akhirnya. (ahm) 

Comments

Popular posts from this blog

Belajar dari Kekecewaan

Sambil ngopi dan ngobrol di kamar kost seorang diri (maksudnya mikirin nasib dimasa mendatang) tiba-tiba perhatian saya tertuju pada sebuah status yang ditulis oleh Ustadz Sukardi yang popuer disapa ustads muda di kampung kami.

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Saya Memilih Domisili di Kab. Gowa

Setelah memilih salah satu dari kandidat calon pemimpin baru Sulawesi Selatan pada selasa kemarin. Kali ini saya dihadapkan pada pilihan menetap di Bulukumba atau Kabupaten Gowa. Pilihan ini sebetulnya agak ribet bagi saya. Jika saya memilih tinggal di Bulukumba, berarti saya harus menyiapkan waktu dan tenaga ke Makassar setiap hari jum’at untuk kuliah dan balik lagi kekampung pada hari minggu untuk rutinitas pertanian.