Skip to main content

Semangat pagi Untuk Berjuang demi cita-cita dan Cinta


Sambil menunggu mentari terbit dan memancarkan sinar menerangi hamparan bumi dan menjadikan embun bercahaya seindah kilau permata namun hanya patamorgana yang seolah membuat kita tertipu akan pesonanya.
Masih dipagi hari yang cerah memberikan secercah harapan bahwa walaupun itu hanya selaksa patamorgana namun kilau emas permata sungguh akan menjadi nyata jika pagi yang disambut dengan do’a, harapan serta usaha yang kokoh untuk meraih suatu pencapaian yang lebih cemerlang.
Aku tau bahwa untuk meraih secercah harapan saja, dibutuhkan tekad yang kokoh dibarengi usaha yang maksimal. Butuh kerja yang sistematis dan terencana untuk menjadi yang lebih baik kedepan. Meski jalan yang akan ditempuh terlihat jurang atau gunung membumbung tinggi bahkan ketika harus menyeberangi lautan luas yang dengan ombaknya yang menantang, namun pantang surut biduk kepantai.
Kalau dalam bahasa ekonomi politik dikabarkan bahwa ujung pangkal dari suatu usaha adalah untuk kekayaan dan kejayaan yang mungkin alurnya bisa berlaku system yang tak memandang baik atau buruknya jalan itu tapi yang terpenting adalah bagaimana hal itu bisa dicapai. Sesuatu yang akan berakhir buruk jika tidak dilakukan secara manusia atau dengan kebijaksanaan yang penuh cinta, karena itu buatlah sesuatu dengan cinta.
Hanya karena cinta dan berhadap cinta sehingga aku bertekad mendaki gunung, atau ketika harus menyeberangi lautan yang berombak tajam demi tercapainya secercah harapan yang telah menanti, secercah harapan untuk bahagia. Sekedar berharap, semoga fatamorgana yang terlihat indah menjadi suatu kenyataan yang indah berkat jalan yang telah aku pilih. Yaa Allah, Lancarkan dan Ridhoilah urusanku! Amin yaa Rabbal, ‘alamin.
free download makalah sosial, budaya, agama, politik, hukum dan ragam lainnya.

Comments

Popular posts from this blog

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Sejam Ngobrol Tauhid dengan Kecerdasan Buatan. Pengalaman yang luar biasa

  temani saya ngobrol ya. Saya meminta Robot AI berdialog. Robot Cerdas Buatan:: Tentu! Mau ngobrolin apa nih? Lagi ada yang dipikirin atau pengen santai aja? Abdul Haris Mubarak:: tentang tauhid. apakah anda sanggup? Robot Cerdas Buatan:: Tentu, saya siap! Tauhid adalah inti keimanan dalam Islam — keyakinan bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah, yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dalam konsep ini, tauhid terbagi jadi tiga bagian utama: Tauhid Rububiyah — meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemelihara, dan Pengatur seluruh alam semesta. Tauhid Uluhiyah — hanya Allah yang berhak diibadahi, semua bentuk ibadah seperti doa, shalat, dan tawakal hanya ditujukan kepada-Nya. Tauhid Asma' wa Sifat — meyakini dan mengimani nama-nama Allah (Asmaul Husna) serta sifat-sifat-Nya yang sempurna, sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits tanpa menyerupai makhluk. Menurutmu, bagian mana dari ...

MASYARAKAT MADANI DALAM ALQURAN

(Kajian Tafsir Tematik dengan Multi Teknik Interpretasi) I.   PENDAHULUAN A. Latar Belakang Term Civil Society atau “Masyarakat Madani”, merupakan wacana dan fokus utama bagi masyarakat dunia sampai saat ini. Apalagi di abad ke-21 ini, kebutuhan dan tuntutan atas kehadiran bangunan masyarakat madani, bersamaan dengan maraknya issu demokratisasi dan HAM. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, sejauh manakah Islam merespon masyarakat tersebut. Jawabannya adalah bahwa Islam yang ajaran dasarnya Alquran, adalah shālih li kulli zamān wa makān (ajaran Islam senantiasa relevan dengan situasi dan kondisi). Karena demikian halnya, maka jelas bahwa Alquran memiliki konsep tersendiri tentang masyarakat madani. Pluralisme masyarakat menurut perspektif Alquran, harus didasarkan pada prinsip keutamaan dan kekhasan, serta harus dibina dengan sikap toleran ( tasamuh ). [1] Berkenaan ini, sekurang-kurangnya ada dua ilustrasi yang patut dikemukakan terkait dengan masyarakat madani. Pert...