Skip to main content

Pesona Desa Benteng Malewang


Ada kesan tersendiri yang unik ketika kita berkunjung pada suatu tempat yang baru. Itulah hal yang kurasakan saat pertama kali berada di Desa Benteng Malewang Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan tanggal 16 Desember 2012.
Selama ini, hanya gambaran teritorial yang asri, kondisi alam  yang menawan, gadis desa yang rupawan, alam yang sejuk, asri nan alami serta masyarakatnya damai bersahaja.

Setelah merasakan suasana di Desa ini, ternyata memang ada hal-hal unik dan pesona luar biasa yang dimiliki Desa ini. Yang paling menarik perhatian saya adalah gadis-gadis yang cantik dan menampakkan aura kewanitaannya yang jelita. Kebun-kebun cengkeh di Desa ini tertata sangat rapi, hijau dan pohon yang sudah lumayan besar. Berbeda dengan kondisi alam dan kondisi sosial masyarakat perkotaan. Di Desa ini, wanita cantik terpancar natural tanpa make up sementara mereka juga lebih beretika. Di kota tentu hal ini sangat langka. Petensi lain yang juga menarik di Desa ini adalah kondisi alamnya yang bebas polusi. Masyarakat kota yang pernah ke Desa ini akan merasakan damainya hidup dari suguhan alam natural.
Mayoritas pekerjaan warga Desa adalah petani sehingga mereka lebih memilih berkebun sangat pagi. Nampak aktivitas masyarakat yang beraktivitas di kebun dekat perumahan penduduk, juga pelajar yang masih polos berjuang bergegas ke sekolah pada waktu yang sangat pagi.

Comments

Popular posts from this blog

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Sejam Ngobrol Tauhid dengan Kecerdasan Buatan. Pengalaman yang luar biasa

  temani saya ngobrol ya. Saya meminta Robot AI berdialog. Robot Cerdas Buatan:: Tentu! Mau ngobrolin apa nih? Lagi ada yang dipikirin atau pengen santai aja? Abdul Haris Mubarak:: tentang tauhid. apakah anda sanggup? Robot Cerdas Buatan:: Tentu, saya siap! Tauhid adalah inti keimanan dalam Islam — keyakinan bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah, yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dalam konsep ini, tauhid terbagi jadi tiga bagian utama: Tauhid Rububiyah — meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemelihara, dan Pengatur seluruh alam semesta. Tauhid Uluhiyah — hanya Allah yang berhak diibadahi, semua bentuk ibadah seperti doa, shalat, dan tawakal hanya ditujukan kepada-Nya. Tauhid Asma' wa Sifat — meyakini dan mengimani nama-nama Allah (Asmaul Husna) serta sifat-sifat-Nya yang sempurna, sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits tanpa menyerupai makhluk. Menurutmu, bagian mana dari ...

MASYARAKAT MADANI DALAM ALQURAN

(Kajian Tafsir Tematik dengan Multi Teknik Interpretasi) I.   PENDAHULUAN A. Latar Belakang Term Civil Society atau “Masyarakat Madani”, merupakan wacana dan fokus utama bagi masyarakat dunia sampai saat ini. Apalagi di abad ke-21 ini, kebutuhan dan tuntutan atas kehadiran bangunan masyarakat madani, bersamaan dengan maraknya issu demokratisasi dan HAM. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, sejauh manakah Islam merespon masyarakat tersebut. Jawabannya adalah bahwa Islam yang ajaran dasarnya Alquran, adalah shālih li kulli zamān wa makān (ajaran Islam senantiasa relevan dengan situasi dan kondisi). Karena demikian halnya, maka jelas bahwa Alquran memiliki konsep tersendiri tentang masyarakat madani. Pluralisme masyarakat menurut perspektif Alquran, harus didasarkan pada prinsip keutamaan dan kekhasan, serta harus dibina dengan sikap toleran ( tasamuh ). [1] Berkenaan ini, sekurang-kurangnya ada dua ilustrasi yang patut dikemukakan terkait dengan masyarakat madani. Pert...