Sunday, 29 April 2012

Tidak harus dipaksakan

"aku cinta kamu, tapi aku bersyukur kalo kamu selingkuh karena udah ada yang rela mengambil penghianat dariku,aku juga akan tertawa melihat sikap lucumu"


Tulisan ini sekedar ekspresi saja bahwa kalo aku bilang “cinta ma seseorang” maka ungkapan itu adalah kesungguhanku. Aku serius dan sungguh-sungguh mencintainya, berusaha memberikan yang terbaik untuknya semampuku. Sebagian waktu dan tenaga aku relakan untuknya demi mewujudkan cintaku, walau ia hanya seorang pacar tapi makna pacar itu bagi saya adalah sesuatu yang luarbiasa berharga dalam menemukan kecocokan karakter untuk pasangan hidup sekaligus sebagai penyemangat untuk meraih yang terbaik bersamanya kelak. Aku juga sering kali merasa bersalah ketika tidak mampu memberinya yang terbaik, sesekali tidak menepati janji dengan alasan yang bisa ia terima atau aku tidak menjenguknya ketika ia butuh dan merindukan aku.
Pernah saya mengungkapkan isi hatiku pada sidia yang telah memiliki pujaan hati bahwa aku suka padanya. Saya diterima saja jadi pacarnya namun yang tidak pasti saya tau apakah dia putuskan pacarnya sebelum saya atau dia menduakan saya dengan pacarnya sebelumku dengan aku. Entahlah, apakah saya orangnya egois atau tidak tapi sekedar mengungkapkan rasa bagiku tidak ada salahnya karena ini bukan suatu pemaksaan. Jika menemukan cewek yang aku anggap memiliki etika, tekun menuntut ilmu, memiliki kesungguhan beribadah serta memiliki pancaran cahaya inner beaty, alaupun aku tahu bahwa dia punya pacar maka saya tetap berusaha meraih cintanya. (sifat itu dimiliki oleh pacarku dan orang yang pernah menjadi pacarku).
Cintaku kuekspresikan dengan kesungguhan dan bertahan namun jika suatu saat ia bertemu dengan pasangan yang lebih baik dariku maka saya merelakannya untuk menjalin cinta dengan si dia. Prinsipku biarlah mereka bersama karena cowok yang dipilihnya lebih baik dari aku dan aku dilepas karena keeterbatasanku membahagiakan dia.
Saya tidak aneh, tidak banyak menuntut pada pacar untuk sesuai dengan apa yang saya inginkan, tujuanku hanya dua yaitu sebagai penyemangat dan mencari kecocokan menuju hubungan yang lebih serius. Meski tidak pernah punya pacar lebih dari satu (istilah untuk orang setia), namun jika pacar saya memiliki pacar lain selain saya maka itu suatu kebaikan untuk saya. Saya hanya merespon dia dengan menertawakan pacar yang telah menduakan aku, bersyukur karena orang lain telah mengambil dariku seorang penghianat janji cinta, dan senang karena diberi kesempatan untuk mengenal wanita yang lain.
Saya hanya bisa memberikan kasih-sayagku yang segenap dan sesungguhnya pada istri tercinta.

No comments:

Post a Comment

شُكْرًا كَثِرًا
Mohon titip Komentarnya yah!!
وَالسَّلامُ عَليْكُم