Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Tradisi

Memperbaiki diri di Bulan Mubarak Menuju Derajat Firtah

Banyak hal yang selalu menjadi topik dalam bulan puasa (ramadhan). Mulai dari selamatan menyambut bulan suci, jajanan takjil, menu buka puasa, menu dan tradisi sahur, pakaian untuk tarwih, kue lebaran, baju lebaran, mudik, siarah makam, silaturrahim/salam-salaman, liburan, tunjangan hari-raya (THR) dan masih banyak lagi.

Petani Mendidik

Bertani merupakan suatu pekerjaan mulia karena mengajarkan manusia untuk lebih pandai Bersyukur. Bertani juga Mengajarkan kita bahwa untuk meraih sesuatu (sukses) harus dengan perjuangan keras dan melalui proses yang tidak gampang. Setiap orang yang memilih kerja sebagai petani harus memiliki kemampuan fisik dan wawasan tetang ilmu alam dan pertanian. Ilmu itu adalah untuk memahami dan mempelajari hukum alam, membaca tanda-tanda alam, memilih perlakuan terhadap pekerjaan dan memilih waktu yang tepat untuk bercocok tanam

Mengobati Rasa Penasaran di Kampung Pembuatan Kapal Pinisi

Pada postingan kali ini penulis akan berbagi informasi tentang tempat pembuatan kapal pinisi yang merupakan warisan budaya Lokal (karya) Kabupaten Bulukumba. Informasi jelajah ini sebagai pelengkap edisi touring anda maupun sebagai referensi untuk rencana jalan-jalan anda. Sebagai warisan budaya, tidak semuanya diwariskan dalam rupa maupun teknologi yang sama. Hari ini pembuatan kapal sudah menggunakan teknologi mesin pertukangan sehingga hasil kerjanya sudah lebih halus dan waktu penyelesaiannya sudah bisa selesai hingga 8 bulan. Kapal pinisi merupakan renovasi dari perahu pinisi. Perahu pinisi yang sebelumnya menggunakan layar untuk bergerak mengarungi samudra telah berinovasi menjadi kapal pinisi yang digerakkan oleh mesin yang menggunakan bahan bakar minyak.

Kebiasaan Baru dalam Bulan Ramadhan

Bulan ramadhan adalah bulan yang mulia bagi umat Islam. Agama Islam ini meyakini bahwa didalamnya penuh dengan berkah sehingga orang menyebutnya Ramadhan Mubarak atau bulan ramadhan yang penuh berkah.

Mappettu Adeq

Mappettu Adeq Hari ini, Sabtu tanggal 18 Maret 2017 dua orang sahabat kami memantapkan hubungannya melalui ritual adat yang dalam daerah kami di sebut Mappettu Adeq. Penulis yang hadir pada acara tersebut seolah menyaksikan lobi-lobi politik untuk menyatukan kekuatan keluarga untuk lebih dekat, lebih baik dan lebih luasnya silaturrahim. Meski demikian masih banyak alasan lain yang lebih penting dari semuanya seperti luasnya arti kata cinta.

Tradisi Ramadhan

Bulan ramadhan atau bulan kemuliaan bagi kaum muslimin sebentar lagi tiba. Dalam menjemput bulan ramadhan ini biasanya kaum muslimin dan muslimat berucap Marhaban yaa ramadhan (selamat datang ramadhan) dengan perasaan gembira. Beberapa tradisi menjelang dan saat bulan ramadhan berlangsung dipaparkan berikut ini.

Ragam Indonesia - To Kaili

Indonesia sangat kaya dengan ragam budaya, suku, bahasa, adat istiadat dan warna kehidupan. Meski demikian, Kekayaan ragam tersebut tidak lantas memecah belah bangsa ini. Indonesia juga dibangun dari gugusan pulau-pulau yang menyatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Negara yang dibangun dari banyak etnis dan kekayaan alam yang berbeda-beda ini disatukan dengan satu konsep terbaik yaitu Pancasila. Pada postingan kali ini, penulis akan bercerita tentang salah satu suku yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, tepatnya di Parigi Moutong. Suku ini adalah salah satu bagian yang memiliki bahasa, budaya, adat, norma tersendiri yang berlaku di daerah ini. Secara umum dikenal dengan suku Kaili secara khusus disebut Kaili Tara. Sambil berkegiatan pada rangkaian acara Sail Tomini dan Kemah Pesisir Pemuda Bahari oleh Forum Pemuda Bahari Indonesia penulis mengumpulkan beberapa data terkait Suku Kaili Tara. Informasi dikumpulkan dari ngobrol lepas (wawancara bebas) serta pengamata...

Gotong Royong Masih ada di Bantaeng

Saat ini budaya gotong royong sudah sangat langka. Polah hidup masyarakat telah tergeser oleh arus globalisasi yang didominasi oleh Budaya barat. Dimana kita ketahui bahwa budaya barat lebih identik dengan individualisme sedangkan budaya Nusantara yang memakai sistem kekeluargaan mulai kalah. Corak khas individualisme adalah sejauh mana suatu hubungan mendatangkan materi atau manfaat, istilah lain adalah “siapa saya dan siapa anda”. Sementara budaya kekeluarga lebih mengutamakan persahabatan. Corak budaya kekeluargaan antara lain adalah memilih siapa saja yang bisa memperbaiki keadaan, istilahnya “siapapun anda, kami siap bekerja sama dalam kebaikan. Kita sebangsa, senasib, dan bersaudara”.

Pilih Kecewa Sejenak atau Sakit Hati Selamanya?

Masalah yang melanda generasi muda di Indonesia adalah kecenderungan untuk melakukan pola hidup Hedon atau suka berhura-hura . Tidak bisa dipungkiri bahwa mausia memiliki sifat dasar suka pada hal-hal yang baru, tren, inovatif unik dan menonjol. Itulah sebabnya mereka cenderung untuk mengejar hal-hal yang manusiawi seperti berhura-hura dengan alasan ingin menikmati hidup.

Mengarungi Samudra Pengetahuan

Berjalan menyusuri lembah hijau karunia tuhan, mendaki gunung, mengarungi samudra, menyebrangi gurun serta menembus cakrawala membuka wawasan betapa luasnya dunia, lapangnya rejeki, besarnya nikmat yang diterima sang hambah.

Cerita Unik Soal Nikah (Versi Pria)

Hingga 1 syawal, tema yang paling sering diperbincangkan oleh pemuda Desa adalah tentang pernikahan saat ada kegiatan ngumpul. Mungkin karena yang mulai angkat bicara adalah kaum pemuda yang belum nikah sehingga tema ini menjadi serius dan selalu diperbincangkan.

Tradisi Idul Fitri

Lain desa, lain pula adatnya. Seperti itulah gambaran yang dilakukan oleh kaum muslimin sedunia dalam merayakan hari kemenangan idul fitri, 1 Syawal 1433 H. Beragam tradisi dihidupkan dan menghiasi pelosok negeri Islam oleh rangkaian seremonial pada hari ini.