Skip to main content

Belajar buat Lemang

Membarak Lemang
Kamis kemarin kami mencoba meramu dan memasak makanan khas sulawesi selatan yang dikenal dengan nama Lemang atau Kaddo Bulo. Karena sensasi rasanya sangat pas dilidah sehingga kami penasaran untuk mencoba membuatnya.

Hari itu kami bersama Mursal, Wahyu, Amus dan saya sendiri menyediakan bahan karena salah satu dari kami mengaku bisa membuatnya. Setelah bahan siap seperti beras ketan, parutan kelapa, bambu, daun pisang dan ikan untuk lauknya. Selanjutnya kami mencoba mengola tapi saat teman kami yang mengaku tau cara membuat lemang ditanya dia justru bingung sehingga kami terpaksa cari akal. Untungnya ada youtube yang menjadi pentunjuk setelah gugling.
Memotong bambu

Jadi cerintanya kami bekerja berdasarkan petunjuk dari youtube. Karena masih meragukan resep tersebut akhirnya kami hanya membuat sebanyak 2 liter beras ketan untuk dibuat lemang. Kami melakukan percobaan dan alhamdulillah hasilnya memuaskan. Masih tersisa 3 liter lagi beras ketan yang siap di buat untuk kesempatan berikutnya.
Mengola Bahan Dasar
Untuk selanjutnya, jika belum tau betul cara, teknik dan bagaimana mengola atau mengurus sesuatu maka kami tidak akan membuatnya lagi. Jika dalam keadaan terpaksa sehingga diminta membuat sesuatu maka buatlah dengan meminta petunjuk dari orang-orang yang sudah tau. Jika belum juga dapat maka coba gugling atau cari di youtube informasinya.

Cerita kami ini hanyalah pengalaman yang mungkin memiliki manfaat bagi anda jika suatu saat diminta membuat/melakukan sesuatu dan menemui jalan buntu karena resepnya.

Menikmati Lemang/Kaddo Bulo

Comments

Popular posts from this blog

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Hakikat Psikologi Pendidikan

HAKEKAT PSIKOLOGI PENDIDIKAN Oleh : Abdul Haris Mubarak Mukrim I.               PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia yang berfikir bagaimana menjalani kehidupan dunia ini dalam rangka mempertahankan hidup dalam hidup dan penghidupan manusia yang mengemban tugas dari Sang Kholiq untuk beribadah.

Sejam Ngobrol Tauhid dengan Kecerdasan Buatan. Pengalaman yang luar biasa

  temani saya ngobrol ya. Saya meminta Robot AI berdialog. Robot Cerdas Buatan:: Tentu! Mau ngobrolin apa nih? Lagi ada yang dipikirin atau pengen santai aja? Abdul Haris Mubarak:: tentang tauhid. apakah anda sanggup? Robot Cerdas Buatan:: Tentu, saya siap! Tauhid adalah inti keimanan dalam Islam — keyakinan bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah, yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dalam konsep ini, tauhid terbagi jadi tiga bagian utama: Tauhid Rububiyah — meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemelihara, dan Pengatur seluruh alam semesta. Tauhid Uluhiyah — hanya Allah yang berhak diibadahi, semua bentuk ibadah seperti doa, shalat, dan tawakal hanya ditujukan kepada-Nya. Tauhid Asma' wa Sifat — meyakini dan mengimani nama-nama Allah (Asmaul Husna) serta sifat-sifat-Nya yang sempurna, sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits tanpa menyerupai makhluk. Menurutmu, bagian mana dari ...