Monday, 26 November 2012

Saya Punya Hak atas Anda Sahabat


Kita sama beranjak, sama punya tujuan, saling membantu, mendukung, memberi nasehat serta bersama merasakan suka dan duka kehidupan. Sebelum itu kita lakukan, kita dipertemuka oleh sang pencipta lalu kita berkenalan dan merasa memiliki kesamaan tujuan lalu kita mencoba bekerja secara kolektif. Kita ingin meraih bintang yang jauh disana, menembus cakrawala dengan perjuangan yang gigih. Kita berangkat atas nurani, bekerja berdasarkan nurani dengan tujuan menanamkan benih-benih untuk dituai suatu saat nanti jika waktunya tiba.

Betapa mulia yang ingin kita lakukan atau mungkin telah kita lakukan, tapi saya baru sadar ketika saya merasa ganjil karena dikhianati oleh sahabat sendiri. Ternyata kita berada dibawah naungan payung kolektif yang sama. Hanya itu, tidak beranjak pada titik yang sama, tujuan kita tidak sama, tidak saling membantu, tidak mendukung maupun memberi nasehat. Semua hal yang baik itu ternyata dibungkus oleh suatu kepentingan “indivu” atau lebih tepat jika disebut ego sektor yang saya tidak suka. Mungkin anda juga tidak suka ide dan cara saya karena kita berbeda.
Sejujurnya, janji-janji manismu sangat menggugah hati hingga membuat saya sangat percaya padamu. Itu karena pada awalnya kamu terlihat bersahabat lalu kamu memberi suatu janji padaku untuk saya tuntut suatu saat nanti. Namun hingga kini janji itu belum juga terbalaskan hingga pantas kalau saya sebut kalian penghianat. Akh! Saya berusaha untuk mengikhlaskan semuanya tapi saya tidak mampu malakukan itu. Itu karena saya melihat kalian bersenang-senang tanpa sedikitpun mempedulikan janji yang telah anda berikan. Saya batal memiliki sesuatu karena membantu anda tapi akhirnya anda melupakan janji manis anda.
Kepedulian yang saya berikan karena berharap kita semua akan baik. Mungkin anda menilai saya telah keluar jalur, betul! Saya mencoba jalur lain menuju tujuan yang telah kita bangun sebelumnya. Saya lakukan ini karena mendapatkan pesan dari sang guru bahwa tidak usah memberika kepercayaan terhadap orang yang anda ragukan.
Mohon sahabat-sahabatku untuk tidak membuat saya ragu pada anda dan saya berharap diingatkan jika saya telah salah menempuh suatu jalan.

No comments:

Post a Comment

شُكْرًا كَثِرًا
Mohon titip Komentarnya yah!!
وَالسَّلامُ عَليْكُم