Wednesday, 16 January 2013

Sahabat Inspirator


Saya Bersyukur karena tidak sunyi. Bukan karena kekurangan pacar – hehe, satu saja tida punya tapi kok bahasanya kekuragan pacar yah?.
Maklumlah kalau merasa sunyi, pasalnya saya masih mengandalkan kekuatan imajinasi untuk berkarya. Salah satunya dengan menuangkan imajinasi ku lewat tulisan. Sayangnya, kemarin aku benar-benar tidak mampu mengekpresikan sang inspirator[1] lewat tulisan, tidak pula mampu berbagi karya lewat tulisan, jadinya warnaku hari itu kurang cerah.

Itu dia, teman aku adalah netbook untuk nulis karenanya tanpa seorang kawan aku bisa happy dan tanpa merasa sunyi. Meski diakui juga bahwa kehadiran seorang kawan adalah anugrah terbesar dalam hidup.
Kembali ketema, untung saja saat daya imajinasiku melemah dan semangat kendor. Suatu anugrah tiba-tiba datang. Telpon bedering!
“Haris! Kamu ada dirumah?” sahabatku bertanya.
“Ya, apa ada yang bisa dibantu?” lalu kuajak sahabatku itu ke rumah.
Syukur, di sini kami bisa berbagi. Sahabatku itu ingin menjadi seorang penulis profesional >> menyusun beberapa buku lalu menanyakan beberapa hal dariku. Yaa, aku hanya bisa menjawab beberapa point saja. Membantunya dan menyemangatinya. Ternyata saya bisa mendapatkan kawan untuk saling memotivasi dan berbagi pengetahuan.
Setelah selesai bahas tema pertemuan, beberapa celoteh mencuat lalu tergantikan dengan suasana baru ketika sahabatku berpamitan pergi, namun sebelum ia pergi, janji untuk ketemuan sudah ada oleh sahabatku yang lain. ia pun adalah kawan yang setia dalam hal pengembangan diri dan berbagi pengetahuan umum dan agama. Semangat semakin membara hingga sahabatku yang hadir pada planning kedua ini pamit untuk pergi mengurus kepentingan yang lain.
Alhamdulillah, sebelum melangkah beberapa jarak. Dua orang sahabatku datang lagi dengan membawa misi yang sama. Tujuannya lebih terorganisir. Ia sangat suka membaca dan berbagi wacana keilmuan. Untunglah aku bisa menjadi fasilitator untuknya. Walau sedikit dan tidak bisa dibanggakan tapi ini sudah menjadi catatanku hari ini.



[1] Bagiku, siapa saja bisa jadi inspirator. Apa apapun itu!

13 comments:

  1. Salam Sahabat...

    hanya itu yang bisa saya catat dalam
    catatan ini...

    ReplyDelete
  2. Senangnya jika mempunyai sahabat yang bisa diajak berbagi, apalagi kalau bisa saling memotivasi. Chaiyoo..!! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu betul, salam sahabat dan motivasi

      Delete
    2. Sepakat, aq Pollow yah blog Herriyati Bastari. hemm Follow juga blog aq tapi. hehehe, gak maksa. biar bisa saling berbagi tentunya > seperti papar Kak Jamaluddin

      Delete
  3. keep d'frienship! chayyoooo \(^0^)/

    ReplyDelete
  4. saya koq malah jatuh cinta pada kesunyian dan agak mulai menghiraukan keramaian yah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. moga aku gak salah prediksi kak!

      mungkin aja sudah bosan dengan keramaian kota atau kemungkinan lain yaitu pengen menemukan ketenangan lewat alam spiritual.

      saya teringat dengan buku "Cinta adalah kesunyian", menurut hemat saya, buku itu justru mengajarkan manusia untuk menemukan titik ketengan "nafs al-mutmainnah".

      Delete
  5. Wahh.. Haris memang pandai menulis ya.. bagus sekali.. susah juga cari idea?.. kakak terkadang "kosong" juga.. jadi tiada idea mo nulis..hehe..
    Bagus skali Haris bisa membantu teman2 yg mau menulis & berkarya..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak aTie yang jadi Isnpirasiku tuk berbagi. makasih kak. hehehe

      Delete
  6. kesunyian biasanya bagai air tenang tapi menghanyutkan....wkwk

    ReplyDelete
  7. sharing ilmu sama teman maksudnya gimana bang?

    ReplyDelete

شُكْرًا كَثِرًا
Mohon titip Komentarnya yah!!
وَالسَّلامُ عَليْكُم