Sunday, 19 May 2013

Cukup mengubah sistem menjadi petani yg lebih enteng


Saya harus punya cara baru mengelolah kebun yang merepotkan, melelahkan, dan seringkali mengambil/menggeser agenda-agenda penting saya yang sudah terjadwal. Karenanya saya butuh formula khusus untuk mengelolah kebun yang menjadi mata pencaharian utama namun kerjanya, kebun tidak mesti  yang utama dan pertama.

Hari ini saya harus mengubah cara mengolah kebun dari system kerja yang lebih intensif dan butuh tenaga ekstra menjadi system kerja yag lebih enteng. Salah salah satu cara yang kutempuh adalah dengan menanam tanaman jangka panjang dan tidak membutuhka perawatan intensif hingga menuai hasil. Cara yang kumaksud adalah menanam tanaman seperti cengkeh yang tidak mesti diperiksa setiap minggu. Cara lain yang kutempuh adalah menanam tumbuhan untuk bahan bangunan seperti papan atau tiang kayu yang dari pohon jati putih, jati super dan tumbuhan hutan lainnya yang produktif untuk bahan bangunan.
Cara tersebut ku tempuh karena banyaknya kesibukan diluar urusan kebun, misalnya mengurus lembaga, organisasi kampus, kuliah, menyusun buku dan lain-lain. Tentunya jika saya tetap menyediakan porsi waktu yang banyak dikebun akan menyebabkan urusan lain terbengkalai.
Sebetulnya, pribadi sangat senang berkebun tapi sebagaimana yang sering disuaraka oleh para petani di daerah kami bahwa mengelolah sawah, kebun, ternak, empang dan lain-lain butuh kesabaran tinggi karena usaha tersebut bisa jadi gagal panen, jatuh harga atau masalah lainnya. Disamping itu, bertani juga butuh tenaga yang ekstra prima.
Selama ini, pribadi menilai bahwa Sukses didunia pertanian tetap harus mempertimbangkan disiplin dan setia di ladang. Tapi hari ini, kunci sukses bertani tidak lagi butuh kedisiplinan dan waktu yang banyak di kebun.

1 comment:

  1. Tanaman keras tidak perlu dikontrol tiap hari/minggu ya Bang.....
    Trik yang bagus, Moga sukses

    ReplyDelete

شُكْرًا كَثِرًا
Mohon titip Komentarnya yah!!
وَالسَّلامُ عَليْكُم