Skip to main content

Jelajah - Tanjung Bira




Destinasi wisata yang lumayan populer di Pulau Sulawesi adalah Tanjung Bira. Bahkan ketika orang Sulawesi di tanya tentang destinasi wisata, terutama wisata alam berupa pantai maka anda akan menemukan Tanjung Bira sebagai salah satu destinasi yang ditawarkan.

Tanjung Bira merupakan objek wisata yang sangat menarik karena memiliki keindahan alam yang luarbiasa indah dengan pasir putihnya yang mengkilap dan pemandangan alamnya yang eksotis. Lautnya yang biru, terumbu karang yang indah, tumbuhan di pesisir yang hijau, tempat bernyanyi dan bahkan tempat hiburan malam ada di sana dan menjadi daya Tarik bagi wisatawan. Sudah pasti banyak kegiatan out bond atau refreshing bisa dilakukan di sana, antara lain: diving, snorkeling, mandi, mengunjungi penakaran penyu dengan menggunakan kapal sewa di pulau kecil sekitar Bira.
Menghibur diri merupakan salah satu alasan seseorang mengunjungi destinasi wisata, selain panorama alamnya yang indah juga ada banyak tempat karaoke/tempat bernyanyi pada di sana.
Wisatawan biasanya akan mencari informasi tentang hal-hal yang dibutuhkan ketika berlibur. Pertanyaan yang diajukan salah satunya adalah apakah ada Penginapan dan penjual Makanan untuk kami? Di Tanjung Bira cukup banyak penginapan, mulai penginapan milik pemerintah daerah (koordinasi dinas pariwisata) dan penginapan milik warga. Harga penginapan biasanya mengalami peningkatan ketika sedang ramai pengunjung karena harga penginapan sangat relative.
Oleh-oleh merupakan salah satu tanda mata ketika seseorang telah mengunjungi suatu tempat, termasuk destinasi wisata. di Tempat Wisata Tanjung Bira pengunjung bisa membawa pulang oleh-oleh dengan harga terjangkau berupa kerajinan tangan dari kulit kerang, benda-benda laut, miniatur perahu/kapal Pinisi, pakaian, kain dan sebagainya.

Comments

Popular posts from this blog

Kedudukan Ar-ra'yu sebagai Landasan Hukum Islam

Referensi Pada dasarnya umat Islam yang beriman Kepada Allah swt. Meyakini bahwa Sumber utama Ajaran Islam yaitu Alquran dan Hadis sudah sempurna. Firman Allah dalam Alquran sudah sempurna membahas aturan-aturan, hukum, ilmu pengetahuan (filsafat), kisah, ushul fiqh dan lain-lain. Begitu juga Hadis Rasulullah yang salah satu sifatnya menjadi penjelasan ayat-ayat dalam Alquran. Posisi Hadis adalah penjelas dan sumber kedua setelah Alquran.

Sejam Ngobrol Tauhid dengan Kecerdasan Buatan. Pengalaman yang luar biasa

  temani saya ngobrol ya. Saya meminta Robot AI berdialog. Robot Cerdas Buatan:: Tentu! Mau ngobrolin apa nih? Lagi ada yang dipikirin atau pengen santai aja? Abdul Haris Mubarak:: tentang tauhid. apakah anda sanggup? Robot Cerdas Buatan:: Tentu, saya siap! Tauhid adalah inti keimanan dalam Islam — keyakinan bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah, yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dalam konsep ini, tauhid terbagi jadi tiga bagian utama: Tauhid Rububiyah — meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemelihara, dan Pengatur seluruh alam semesta. Tauhid Uluhiyah — hanya Allah yang berhak diibadahi, semua bentuk ibadah seperti doa, shalat, dan tawakal hanya ditujukan kepada-Nya. Tauhid Asma' wa Sifat — meyakini dan mengimani nama-nama Allah (Asmaul Husna) serta sifat-sifat-Nya yang sempurna, sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits tanpa menyerupai makhluk. Menurutmu, bagian mana dari ...

MASYARAKAT MADANI DALAM ALQURAN

(Kajian Tafsir Tematik dengan Multi Teknik Interpretasi) I.   PENDAHULUAN A. Latar Belakang Term Civil Society atau “Masyarakat Madani”, merupakan wacana dan fokus utama bagi masyarakat dunia sampai saat ini. Apalagi di abad ke-21 ini, kebutuhan dan tuntutan atas kehadiran bangunan masyarakat madani, bersamaan dengan maraknya issu demokratisasi dan HAM. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, sejauh manakah Islam merespon masyarakat tersebut. Jawabannya adalah bahwa Islam yang ajaran dasarnya Alquran, adalah shālih li kulli zamān wa makān (ajaran Islam senantiasa relevan dengan situasi dan kondisi). Karena demikian halnya, maka jelas bahwa Alquran memiliki konsep tersendiri tentang masyarakat madani. Pluralisme masyarakat menurut perspektif Alquran, harus didasarkan pada prinsip keutamaan dan kekhasan, serta harus dibina dengan sikap toleran ( tasamuh ). [1] Berkenaan ini, sekurang-kurangnya ada dua ilustrasi yang patut dikemukakan terkait dengan masyarakat madani. Pert...