Monday, 25 September 2017

Bangunan Rumah Nalarku

Kami bermimpi mewujudkan kecerdasan masyarakat di Bulukumba. Olehnya itu melalui suatu gerakan kolektivitas kami merintis taman bacaan masyarakat (TBM) yang namanya lebih dikenal dengan rumah nalar. Rumah Nalar ini berangkat dari program The Phinisi Center, Sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat Kabupaten Bulukumba yang prihatin dengan kondisi pendidikan dan sosial sehingga berusaha mengambil peran yang sederhana dan bermanfaat untuk sama-sama mewujudkan kemajuan daerah.

Perintis TBM ini adalah putra-putri daerah kabupaten bulukumba yang pernah belajar di luar daerah. Menyadari bahwa masih ada potensi yang belum dikelola khususnya sektor pendidikan dan sosial sehingga kami mencoba merumuskan sebuah konsep untuk meretas masalah sekaligus memberi solusi untuk peningkatan sektor pendidikan dan sosial di Bulukumba melalui komunitas kami, Rumah Nalar yang berada dibawa naungan lembaga kami, The Phinisi Center.

 Meskipun ini berada dibawa naungan lembaga, tetapi kerjanya tetap komunitas. Dalam menjalankan program, terutama program pembinaan masyarakat, kami merancang konsep bahwa yang telah dilatih juga dipersiapkan melatih (yang pernah diajar berpotensi jadi pengajar). Misalnya pada Rumah Nalar ini terdapat murid yang belajar mengaji. Maka ketika murid ini telah tamat belajar, maka akan dilanjutkan untuk latihan dan perbaikan tajwid dan selanjutnya persiapan jadi pengajar. Keuntungannya adalah, ilmu tidak muda dilupa dan ada regenerasi yang melanjutkan pembelajaran. Seperti inilah konsep pengembangan masyarakan yang sasarannya akan menyentuh seluruh lapiran masyarakat pada akhirnya. (ahm) 

No comments:

Post a Comment

شُكْرًا كَثِرًا
Mohon titip Komentarnya yah!!
وَالسَّلامُ عَليْكُم