Wednesday, 16 May 2018

Makin Luar Biasa dengan FDS



Carita dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (KPM) saat mengikuti kegiatan Family Development System (FDS) dari berbagai kelompok yang saya dampingi di Provinsi Sulawesi Selatan Kabupaten Bulukumba Kecamatan Rilau Ale, Khsususnya di Desa Anrang, Desa Bontoharu, Desa Karama, Desa Pangalloang, Desa Swatani dan Desa Tanah Harapan mengisahkan berbagai pengalaman menarik dalam suka dukanya.

Menurut sebagian KPM bahwa dirinya pertama kali merasakan belajar atau sekolah model PKH. Kata Mintang “saya tidak pernah sama sekali merasakan sekolah dan alhamdulillah di PKH ini adalah tempat kita belajar”. Pernyataan seperti ini juga dilontarkan dengan penuh semangat oleh beberapa KPM. Mereka merasa bahagia karena bisa ikut belajar dan memperbaiki keadaan keluarganya.
Masih tentang model pelatihan/belajar KPM sebagaimana mekanisme FDS bahwa sebagian KPM merasakan nikmatnya belajar dengan suasana lebih ceria di PKH. Ekspresi senang, riang, tawa dan sedih adalah bentuk emosi warga ketika menerima materi FDS dari pendampingnya. Hal tersebut terjadi karena kita belajar melalui interaksi langsung dengan berbagai bentuk peragaan dan penggunaan media. 
Sementara itu ada juga KPM yang berkomentar pada isi materi FDS. Sebagai salah satu peserta FDS dari Dusun Tonrong Desa Anrang merasa lebih mengerti bagaimana menjalankan peran sebagai orang tua yang baik. Darmi mengatakan “melalui sekolah ini (FDS) saya lebih banyak tau tentang bagaimana jadi orang tua yang lebih baik dan saya akan mempraktekkan ini dirumah nantinya”.
Membawakan FDS adalah hal yang luarbiasa bagi saya. Sebagai pendamping dan sekaligus instruktur FDS, pribadi saya merasa lebih tertantang untuk terus berlatih dan memberi motivasi warga agar benar-benar bisa menjadi keluarga yang lebih sejahtera, terutama meningkatnya kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi serta terjaminnya hak-hak kewarganegaraan bagi KPM dan seluruh warga negara.
Jika selama ini, yang membuat saya bangga ketika mendampingi KPM sebanyak 486 dari 6 Desa dengan nominal bantuan pertahunnya adalah lebih dari Rp. 960 Juta hingga Rp. 1 Milyar. Saya bangga ketika bisa menyalurkan bantuan pemerintah pada Penerima manfaat agar tepat sasaran. Saya merasa mengemban tanggung jawab seperti Kepala Desa yang juga mengelola anggaran Negara dengan nominal yang hampir sama. PKH membuat saya lebih dekat dengan warga namun perasaan bangga itu lebih besar lagi ketika FDS menjadi rutinitas yang wajib bagi KPM. Melalui FDS warga akan benar-benar punya harapan untuk lebih sejahtera.




No comments:

Post a Comment

شُكْرًا كَثِرًا
Mohon titip Komentarnya yah!!
وَالسَّلامُ عَليْكُم